WASPADA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Demam Berdarah Dengue atau (DBD) adalah demam yang diikuti dengan perdarahan dibawah kulit, selaput hidung dan lambung. Aedes Aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue yang menyebabkan penyakit Demam Berdarah. Nyamuk ini juga merupakan pembawa virus demam kuning, chikungunya, dan demam Zika.

Gejala awal dari penyakit ini seperti : demam tinggi, kulit bintik merah, diare, sakit perut, muntah, dan nyeri sendi otot.

Bagaimana Kita Mencegahnya?

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kementerian Kesehatan Didi Budijanto mengimbau masyarakat untuk menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus:

  1. Menguras, merupakan kegiatan membersihkan tempat yang sering menjadi tempat penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat yang berisikan air lainnya.
  2. Menutup, merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
  3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang memiliki nilai ekonomis (daur ulang),
  4. Plus-nya adalah bentuk upaya pencegahan tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, dan gotong royong membersihkan lingkungan.

Pertolongan pertama

jika mengalami gejala penyakit demam berdarah hal yang bisa  kita lakukan sebagai pertolongan pertama adalah minum air putih sebanyak mungkin, minum obat penurun demam/panas, dan jika demam lebih 3 hari segera ke Dokter.

baca artikel lainnya https://www.instagram.com/p/CBhRvGFDFEO/

Tetap jaga kesehatan dan patuhi 5 M https://rsbudikemuliaan.id/informasi-kesehatan/cara-memakai-masker-yang-benar/ di masa pandemi ini.

Sumber : Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI dan Wikipedia

Write a comment:

Tinggalkan Balasan

Untuk kasus darurat hubungi (021) 384-2828