Amankah USG Saat Hamil?

USG pada kehamilan atau Ultrasonographi adalah salah satu alat penunjang medis yang digunakan untuk membantu penegakan diagnosa terhadap sebuah kondisi Kesehatan.Cara kerja USG adalah probe USG menghasilkan gelombang suara ultra yang di pantulkan oleh bagian-bagian tubuh pasien atau janin dan ditangkap Kembali untuk diubah menjadi gambar dalam layar , sehingga penggunaan USG cukuplah aman dan tidak memiliki efek samping.

Walaupun USG sudah lama digunakan namun masih banyak yang meragukan keamanan untuk melakukan USG.

Penggunaan USG tidak hanya untuk  pemeriksaan pada kehamilan Ibu. Namun, tindakan pemeriksaan USG bisa pada beberapa organ tubuh  sesuai dengan indikasi medis lainnya, Seperti USG kepala, leher , payudara, perut, panggul, dan testis.

USG 3D Ibu Hamil

USG pada kehamilan dapat menggunakan 2 cara:

  1. USG Eksternal : Probe USG (Alat bantu USG yang dilengkapi probe pada ujungnya) menempelkan pada kulit untuk menangkap gelombang suara. Biasanya untuk memantau kondisi janin saat kehamilan.
  2. USG Tranvsginal : Probe USG yang digunakan bentuknya berbeda dengan  USG eksternal . Probe tranvaginal berbentuk tabung Panjang yang dengan nyaman dapat memposisikan di dalam vagina. Biasanya untuk pemeriksaan kehamilan pada semester awal , kondisi Rahim dan indung telur.

Kapan Saja Waktu USG Kehamilan?

  1. Saat Ibu mengetahui terjadinya kehamilan maka sangat dianjurkan untuk melakukan USG pada awal kehamilan yaitu usia kehamilan dibawah 12 minggu untuk mengetahui apakah kehamilan terjadi di dalam kandungan atau di luar kandungan , menghitung usia janin , terdapat janin tunggal atau ganda, serta deteksi kelainan pada rahim atau indung telur. Mengetahui usia janin sangatlah penting sehingga mengetahui taksiran persalinan. WHO sangat menganjurkan Ibu hamil untuk melakukan USG pada awal kehamilan ini. Ketidaktahuan usia kehamilan dapat membahayakan ibu ataupun janin karena keputusan klinik sangatlah bergantung pada usia kehamilan. Biasanya bila kantong kehamilan tidak dapat diketahui dengan USG Eksternal maka melakukan USG awal ini dengan cara transvaginal.
  2. Pada trimester kedua ,USG usia 12-27 minggu , USG sangat bermanfaat untuk pemantauan pertumbuhan bayi. Dokter akan mengukur bagian-bagian bayi untuk melihat apakah bayi berada pada pertumbuhan yang normal, melihat apakah ada atau tidak kelainan pada organ bayi.
  3. Pada trimester ketiga , USG usia 27-40 minggu,  melakukan USG  untuk melihat pertumbuhan janin, posisi kepala bayi , apakah normal , sungsang atau melintang, dan melihat letak plasenta apakah menutupi jalan lahir atau tidak serta kondisi air ketuban sebagai salah satu tanda dari kesejahteraan janin. Bagi Dokter mengetahui kondisi-kondisi ini menjadi data-data untuk mengambil keputusan apakah ibu dapat bersalin secara normal atau tidak.

Manfaat USG untuk Ibu Hamil dan Janin - Ibupedia

Oleh karena itu, Ibu hamil jangan terlambat untuk melakukan USG pada awal kehamilan dan tidak perlu takut untuk melakukan USG rutin karena sangatlah bermanfaat baik untuk ibu maupun untuk Janin. Poliklinik Kehamilan dan Penyakit Kandungan RS Budi Kemuliaan https://rsbudikemuliaan.id/poliklinik-kebidanan-dan-kandungan/

Baca juga artikel manfaat USG pada ibu hamil https://www.ibupedia.com/artikel/kehamilan/manfaat-usg-untuk-ibu-hamil-dan-janin

Write a comment:

Tinggalkan Balasan

Untuk kasus darurat hubungi (021) 384-2828