SERING MENGALAMI SARIAWAN?

 

7 Bahan Ini Bisa Jadi Obat Alami Sariawan tanpa Menyiksa, dari Air Garam hingga Minyak Kelapa - Serambi IndonesiaSariawan merupakan peradangan pada mukosa mulut, biasanya berupa lesi kecil berulang lebih dari satu yang kemerahan dengan dasar berwarna kuning atau keabuan. Sering muncul di sekitar bibir, lidah, gusi, dan pipi bagian dalam.

Hampir semua orang setidaknya pernah mengalami sariawan. Seseorang yang terkena akan merasa nyeri , sakit dan terganggu dalam hal fungsi mengunyah, menelan serta berbicara. Terutama bila terjadi berulang.

 

Beberapa penyebab sariawan ini antara lain :

  • kebersihan mulut dan gigi yang tidak baik menyebabkan meningkatnya jumlah bakteri/virus/jamur di dalam mulut yang dapat menyebabkan terjadinya sariawan.
  • Trauma yang disebabkan oleh tergigitnya mukosa mulut / benturan sikat gigi  (cara menggosok gigi yang baik dan benar untuk kesehatan Gigi dan Mulut https://www.instagram.com/tv/CGURaYHjYP_/) atau makanan keras pada mukosa mulut
  • Alergi terhadap kandungan makanan tertentu
  • Kekurangan Nutrisi seperti zat besi, vitamin B3, vitamin C, asam folat dan vitamin B 12
  • Hormonal, genetik,imun maupun stress.

 

Lalu bagaimana cara pencegahannya?

  • Cara Mencegahnya dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Baca Juga tentang Kesehatan Gigi dan Mulut https://rsbudikemuliaan.id/informasi-kesehatan/kesehatan-gigi-dan-mulut/
  • Berhati-hatilah dalam mengunyah makanan sehingga dapat menghindari trauma yang terjadi akibat tergigit.
  • Konsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B3, vitamin B12, vitamin C dan asam volat.
  • Banyak minum air putih
  • Kontrol rutin ke dokter gigi untuk deteksi dini bila terdapat masalah pada kesehatan gigi dan mulut.

 

Namun, bila sariawan terus berulang, tidak kunjung sembuh ,berlangsung lama atau muncul banyak secara bersamaan maka segera hubungi dokter Anda agar dapat dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

Salam Sehat

RS Budi Kemuliaan

Write a comment:

Tinggalkan Balasan

Untuk kasus darurat hubungi (021) 384-2828