Strategi Memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bergizi dan Seimbang

Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Makanan Pendamping ASI (MPASI) Untuk usia 6 – 9 Bulan

Untuk usia 9 – 12 Bulan

Untuk usia diatas 12 Bulan

Makanan Pendamping ASI (MPASI) dimulai setelah anak beranjak usia 6 bulan , minum ASI saja tidaklah mencukupi kebutuhan sehingga dibutuhkan makanan pendamping ASI atau MPASI. Dalam hal ini, pengetahuan mengenai MPASI ini sangatlah penting bagi orangtua agar dapat memberikan MPASI secara benar sehingga anak tidak jatuh kepada kondisi malnutrisi apalagi stunting. Kenali Gejala Stunting https://rsbudikemuliaan.id/informasi-kesehatan/kenali-gejala-stunting/

Proses memberikan makan pada anak ,tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan nutrisi saja tetapi dapat membentuk pola makan sehat pada anak dan ikatan emosional antara ibu dan anak.

Bagaimana memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang baik?

 Pada usia 6-9 Bulan : tekstur makanan berupa puree (saring) atau mashed (lumat). Frekwensi makan 2-3 kali makan besar dan 1-2 kali makanan selingan. Sebanyak 3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250ml.

Pada usia 9-12 Bulan : tekstur makanan berupa cincang halus, cincang kasar dan finger food. Frekwensi makan 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali makanan selingan. Sebanyak setengah mangkuk ukuran 250ml

Pada usia12-23 Bulan : Sudah dapat merupa makanan keluarga. Frekwensi 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali makanan selingan. Sebangat ¾ hinggan satu mangkok ukuran 250.

Pada saat memberikan MPASI, Buatlah jadwal makan teratur, jangan memaksa anak makan, perhatikan tanda lapar dan senyang serta jaga kebersihan dalam mengolam, mentiapkan dan memberikan MPASI.

Strategi makanan yang sehat untuk Bayi dan Balita

  1. Jangan menyerah untuk memperkenalkan jenis makanan baru. Setidaknya perlu 10-15 kali pemberian sampai anka benar-benar mau memakannya. COntohkan cara memakannya oleh Ibu.
  2. Matikan TV, Komputer dan Handphone saat makan jam berlaku.
  3. Batasi pemberian jus buah karena jus buah mengandung gula dalam jumlah yang cukup banyak sehingga anak tidak berselesara saat jam makan tiba.
  4. Berikan makanan selingan diantara waktu makan bila anak terlihat lapar.
  5. Waktu makan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi namun juga menjadi moment membangun interaksi hubungan keluarga yang kuat.
  6. Jangan paksa anak untuk makan
  7. Berikan berbagai variasi pilihan rasa dan jenis makanan sehat untuk anak.

Hal-hal yang harus diperhatikan:

  1. Protein hewani dapat diberikan sejak usia 6 bulan.
  2. Telur daging dan ikan dapat diberikan dalam keadaan benar-benar matang.
  3. Pemberian jus buah tidak disarankan untuk anak berusia dibawah 1 tahun.
  4. Madu diberikan setelah anak berusia 1 tahun.
  5. Pastikan kebersihan tangan anak sebelum memulai makan.
  6. Hindari pemberian makanan dengan kadar lemak tinggi, pemanis dan penyedap rasa tambahan.
  7. Pisahkan talenan untuk memotong bahan mentah dan bahan matang.
  8. Perhatikan kebersihan tangan dan peralatan dalam mempersiapkan MPASI.
  9. Minyak, mentega,dan santan dapat digunakan sebagai penambah kalori.

Menu MPASI menurut WHO https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5101467/apa-itu-mpasi-berikut-menu-mpasi-6-bulan-menurut-who

Sumber: www.idai.or.id`

Write a comment:

Tinggalkan Balasan

Untuk kasus darurat hubungi (021) 384-2828