ANAK TERLAMBAT BICARA

Keterlambatan bicara dan bahasa biasanya dialami oleh 5-8% anak-anak usia prasekolah. Terkadang keterlambatan tidak mendapat perhatian, dikarenakan orangtua menganggap sebagai hal  biasa dan nanti bisa kembali normal.

Yuk ! Kenali Tahapan Perkembangan Bicara Normal Pada Anak. https://rsbudikemuliaan.id/informasi-kesehatan/pertumbuhan-dan-perkembangan-anak/

USIA 0-6 BULAN
  • Usia 2-3 bulan,suara-suara seperti aah atau uuh (cooing.) senang bereksperimen dengan bunyi- bunyi yang dapat keluar dari sumber bunyi tersebut, misalnya suara menyerupai berkumur
  • Usia 3 bulan, bayi akan mencari sumber suara yang mereka dengar dan menyukai mainan yang mengeluarkan suara.
  • Usia 6 bulan, bayi sudah dapat merespons terhadap namanya sendiri dan mengenali emosi dalam nada bicara
  • Babbling, yakni mengoceh dengan suku kata tunggal, misalnya papapapapa, dadadadada, bababababa, mamamamama
  • Mulai dapat mengatur nada bicaranya sesuai emosi yang mereka rasakan, dengan ekspresi wajah yang sesuai.
USIA 6-12 BULAN
  • Usia 6-9 bulan, bayi mulai mengerti nama-nama orang dan benda serta konsep-konsep dasar seperti ya, tidak, habis, mengucapkan kata-kata sederhana seperti mama dan papa tanpa arti.
  • Usia 9-12 bulan dapat mengucapkan mama dan papa atau istilah lain dengan arti, menengok bila namanya dipanggil dan mengerti beberapa perintah sederhana (misal lihat itu, ayo sini), menggunakan isyarat untuk menyatakan keinginannya, misalnya menunjuk, merentangkan tangan ke atas untuk meminta gendong, atau melambaikan tangan (dadah), suka membeo, menirukan kata atau bunyi yang mereka dengar.

Waspada bila: bayi tidak menunjuk dengan jari pada usia 12 bulan, ekspresi wajah kurang pada usia 12 bulan.

USIA 12-18 BULAN
  • Dapat mengucapkan 3-6 kata dengan arti, dapat mengangguk atau menggelengkan kepala untuk menjawab pertanyaan, menunjuk anggota tubuh atau gambar yang orang lain sebutkan, dan mengikuti perintah satu langkah (Tolong ambilkan mainan itu).
  • Usia 15 bulan ia mungkin baru dapat mengucapkan 3-6 kata dengan arti
  • Usia 18 bulan kosakatanya telah mencapai 5-50 kata.

Waspada bila: tidak ada kata berarti pada usia 16 bulan

USIA 18-24 BULAN
  • Dapat membuat kalimat yang terdiri atas dua kata (mama mandi, naik sepeda).
  • Dapat mengikuti perintah dua langkah.
  • Pada fase ini anak akan senang mendengarkan cerita.
  • Sekitar 50% orang lain sudah dapat mengerti bicaranya.

Waspada bila: Tidak ada kalimat 2 kata yang dapat dimengerti pada usia 24 bulan

USIA 2-3 TAHUN
  • Hampir semua kata yang anak ucapkan orang lain dapat mengerti.
  • Anak sudah biasa menggunakan kalimat 2-3 kata
  • Mendekati usia 3 tahun sudah biasa menggunakan bahkan 3 kata atau lebih
  • Mulai menggunakan kalimat tanya, dapat menyebutkan nama dan kegunaan benda-benda yang sering mereka temui, sudah mengenal warna, dan senang bernyanyi atau bersajak (misalnya Pok Ami-Ami).
USIA 3-5 TAHUN
  • Tertarik mendengarkan cerita dan percakapan di sekitarnya
  • Dapat menyebutkan nama, umur, dan jenis kelaminnya, serta menggunakan kalimat-kalimat panjang (>4 kata) saat berbicara.
  • Usia 4 tahun,orang lain sudah dapat mengerti sepenuhnya. Anak sudah dapat menceritakan dengan lancar dan cukup rinci tentang hal-hal yang dialami.

Apabila terdapat salah satu tanda waspada di atas, kemunduran dalam kemampuan berbicara atau kemampuan sosialnya. Bawalah anak Anda ke dokter anak. Untuk menegakkan diagnosis penyebab keterlambatan bicara, perlu pemeriksaan yang teliti oleh dokter, yang terkadang membutuhkan pendekatan multidisiplin oleh dokter anak, dokter THT, dan psikolog atau psikiater anak.

https://www.instagram.com/p/CLvOuy_DqhM/

Write a comment:

Tinggalkan Balasan

Untuk kasus darurat hubungi (021) 384-2828