SUKSES ASI EKSLUSIF!

TIPS UNTUK IBU SEBELUM MULAI MASUK KERJA

ASI Ekslusif selama 6 bulan untuk memberikan nutrisi terbaik pada anak sudah bukan hal yang perlu dipertentangkan lagi. Kebijakan internasional dan nasional telah mendukung perjuangan seorang Ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya https://rsbudikemuliaan.id/informasi-kesehatan/cara-menyusui-bayi-yang-baik-dan-benar/. Ibu yang sudah harus bekerja sebelum anak usia cukup enam bulan setelah mengambil cuti melahirkan tetap dapat memberikan ASI Ekslusif. Ibu dapat memerah ASI baik di tempat kerja maupun di rumah untuk simpanan bila ibu harus bekerja atau berpisah dengan bayi dalam beberapa jam. Cara yang benar menyimpan ASI Perah atau ASIP adalah dengan menyimpan di dalam lemari pendingin, agar Bayi yang nanti akan meminum ASI tetap memiliki kandungan yang baik.

Tips untuk Ibu menyusui sebelum mulai masuk Kerja, antara lain:

  1. Diskusikan dengan pasangan (suami) dan keluarga dekat mengenai waktu akan masuk bekerja, yang mengasuh bayi, perlukah pasangan juga mengambil cuti, pembagian pekerjaan rumah atau mengasuh anak yang lain.
  2. Diskusikan dengan pasangan dan keluarga dekat mengenai tekad untuk memberikan ASI Ekslusif dan minta dukungan pasangan dan keluarga untuk hal tersebut.
  3. Saat di rumah tekadkan untuk menyusui bayi langsung dari payudara. Hal ini bermanfaat agar terus menstimulasi payudara untuk memproduksi ASI semakin banyak. Hindari empeng/dot, botol susu dan minuman lain selain ASI.
  4. Semangat untuk banyak minum,makan makanan yang bergizi dan hindari stres agar produksi ASI tidak terganggu.
  5. Lakukan relaksasi selama 20 menit setiap hari di luar waktu memerah ASI.
  6. Pakai pakaian yang memudahkan ibu untuk memerah ASI.
  7. Berlatih cara memerah ASI menggunakan tangan, pompa manual ataupun pompa elektrik kemudian perhatikan berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengosongkan payudara. Biasanya memerlukan waktu 15-20 menit untuk mengosongkan kedua payudara. Latihan memerah ASI ini dapat dimulai sejak saat ASI pertama keluar atau payudara mulai terasa penuh yang pada umumnya terjadi di minggu pertama setelah kelahiran.
  8. Tetapkan jadwal memerah ASI, biasanya setiap 3-4 jam dari waktu selesai memerah.
  9. Bekukanlah ASI perahan untuk persediaan atau tambahan saat ibu mulai bekerja. Perhatikan cara penyimpanan ASI yang benar.https://parenting.orami.co.id/magazine/jangan-salah-lagi-ini-cara-menyimpan-asi-yang-benar/
  10. Berlatih memberikan ASI perah melalui cangkir, sendok, atau pipet pada jam kerja.  Sebaiknya berikan ASI perah tidak dengan botol karena akan menganggu penyusuan langsung dari payudara. Menghisap dari botol berbeda dengan menyusu langsung dari ibu.
  11. Mencari pengasuh (nenek, kakek, anggota keluarga lain, baby sitter, pembantu) yang dapat memberikan ASI dan menjaga bayi selama ibu bekerja. Satu sampai dua minggu menjelang ibu bekerja, biarkan pengasuh menghabiskan waktu lebih sering
    dengan bayi agar mereka dapat lebih mengenal satu dengan lainnya.
  12. Latih pengasuh bayi agar trampil memberikan ASI perah dengan cangkir, sendok atau pipet.
  13. Bila tidak ada pengasuh, ibu sebaiknya mencari tempat penitipan anak yang dapat berkomitmen untuk memberikan ASIP sesuai jadwal dan dengan cara pemberian yang benar.

 

Kesuksesan Menyusui ASI Ekslusif

Untuk mencapai kesuksesan menyusi ASI Ekslusif memerlukan persiapan yang matang sebelum bekerja. Bertukar pengalaman dengan ibu-ibu yang bekerja atau mendiskusikan dengan konselor laktasi Anda dapat membantu kebingungan dan permasalahan yang mungkin anda hadapi.

Ayo Ibu, semangat memberikan ASI Ekslusif !

Write a comment:

Tinggalkan Balasan

Untuk kasus darurat hubungi (021) 384-2828